TINGKATKAN PENGUASAAN TEKNOLOGI ENZIM DAN BIOFERTILIZER, BADAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI (PUSAT TEKNOLOGI BIOINDUSTRI) GANDENG QINGDAO VLAND BIOTECH GROUP Co. Ltd. - CHINA.


 Sebagai tindak lanjut penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPPT dengan Qingdao Vland Biotech Group Co. Ltd. - China yang telah dilakukan pada tanggal 2 Maret 2016 di Qingdao, China, maka pada hari Selasa 2 Juni 2016 telah dilakukan penandatangananImplementing Agreementoleh Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) dan Chief Executive Director (CEO) Vland Biotech Mr. Chengang dengan topik Joint Research and Technology Transfer for Enzyme and Biofertilizer Production.

 

 

 Acara penandatanganan yang diselenggarakan di Gedung BPPT ini disaksikan oleh Kepala BPPT dan  HuYongjian  dari Kedutaan Besar China di Jakarta serta dihadiri oleh perwakilan dari Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti. Dalam sambutannya Kepala BPPT, Unggul Priyanto menyampaikan bahwa Vland Biotech merupakan industri biotek besar di China sehingga kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan peran  BPPT untuk mendorong pengembangan bioindustri di Indonesia.

 

Deputi Kepala BPPT Bidang TAB, Eniya Listiani Dewi menambahkan bahwa produk enzim banyak digunakan di industri seperti industri pakan ternak, pulp dan kertas, penyamakan kulit sehingga kerjasama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan industri hijau dan sistem pertanian yang ramah lingkungan yaitu peningkatan produktivitas dengan tetap menjaga kualitas lingkungan.

 

 

 Lebih lanjut, kerjasama dengan BPPT ini akan difokuskan pada program Joint Laboratory dan Technology Transfer untuk meningkatkan kemampuan BPPT dalam penguasaan teknologi enzim dan biofertilizer. Pemerintah China juga akan memberikan dukungan teknologi dan peralatan, tegas  Hu Yongjian First Secretary dari Kedutaan Besar China di sela-sela sambutannya.