BPPT PROMOSIKAN PROTEASE (PETROZYME 01) KE INDUSTRI/PENGRAJIN KULIT DI KABUPATEN GARUT


BPPT bekerjasama dengan PT. Petrosida Gresik telah membangun unit produksi enzim dengan Petrozyme 01 (protease) sebagai produk enzim pertama yang diproduksi secara komersial. Petrozyme 01 digunakan untuk aplikasi di industri penyamakan kulit. Saat ini Petrozyme 01 telah digunakan di industri penyamakan kulit PT. Rajawali Tanjungsari di Sidoarjo.

 

Dalam rangka mendukung pengembangan komersialisasi produk Petrozyme 01 (protease) dan memperluas aplikasi penggunaan Petrozyme 01 di industri penyamakan kulit, maka Tim Pusat Teknologi Bioindustri-BPPT melakukan kunjungan kerja ke industri/pengrajin kulit yang ada di kabupaten Garut pada tanggal 7 September 2018. Pada pertemuan tersebut hadir Direktur Pusat Teknologi Bioindustri (Asep Riswoko), Ka. Sub Unit PIKM Perkulitan Garut (Deni), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumberdaya Mineral Kabupaten Garut (Fajar), Ketua Asosiasi Pengrajin Kulit Kab. Garut (Sukandar) dan Tim Protease-PTB (Edi, Deden dan Dadang). Pembicaraan difokuskan pada upaya bersama untuk membantu pengembangan komersialisasi produk Petrozyme 01 sehingga dapat disosialisasikan dan diaplikasikan di kelompok/komunitas pengrajin kulit yang ada di Kabupaten Garut. Pihak Dinas dan Asosiasi menyambut baik kehadiran Petrozyme 01 yang merupakan produk enzim lokal karya anak bangsa dan diharapkan dapat menggantikan produk enzim impor yang selama ini digunakan para pengrajin kulit. Pertemuan dilanjutkan dengan kunjungan ke lapangan untuk melihat proses penyamakan kulit di PT. Karya Lestari Mandiri, salah satu industri kulit yang cukup besar di Kabupaten Garut dengan kapasitas 5 – 10 ton kulit mentah per hari. Sebagai tindaklanjut akan dilakukan pertemuan di Jakarta/Serpong guna membahas lebih lanjut langkah-langkah konkrit komersialisasi Petrozyme 01 melibatkan BPPT, PT. Petrosida Gresik dan Asosiasi Pengrajin Kulit Kab. Garut.