BPPT Lakukan Peresmian Unit Produksi, Launching Produk BioPeat, dan Penandatanganan MoU di PT. RSUP, Pulau Burung - Riau


Pada hari Rabu,  8 Agustus 2018, telah dilakukan peresmian unit produksi, launching produk BioPeat, dan penandatanganan MoU antara BPPT, PemKab Indragiri Hilir, UNISI dan PT. RSUP di Pulau Burung, Riau. Acara diawali dengan peresmian unit produksi di KM 6,5 secara simbolik dengan pemotongan pita oleh Kepala BPPT, Unggul Priyanto dan Direktur PT. RSUP, Tay Ciatung. Kemudian, dilanjutkan penandatanganan prasasti peresmian unit produksi BioPeat oleh Kepala BPPT. Setelah itu, dilakukan penjelasan singkat mengenai tahapan produksi BioPeat dan foto bersama. Kemudian, acara dilanjutkan di Laboratorium dan Pusat Informasi Teknologi BioPeat (LPITBio) KM 9.

Acara di KM 9 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta yang hadir serta pembacaan do’a agar semua dapat berjalan lancar. Setelah itu, seluruh peserta disambut dengan tarian selamat datang yang dipersembahkan oleh PT. RSUP. Kemudian, dilanjutkan laporan kegiatan peresmian dan launching BioPeat oleh Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT, Soni Solistia Wirawan. Setelah itu, Direktur PT. RSUP memberikan sambutan yang diselingi dengan pemutaran video profil PT RSUP dan video histori teknologi BioPeat setelah sambutan Direktur PT. RSUP.

Selanjutnya, Kepala BPPT memberikan sambutan dan mengatakan bahwa dengan BioPeat ini kebakaran lahan akibat gambut yang dibakar akan dapat berkurang dan inovasi BioPeat ini jelas menjadi solusi teknologi untuk lahan gambut yang digunakan sebagai lahan pertanian tanpa pembakaran.

Acara selanjutnya, dilakukan launching Pilot Project dan logo BioPeat oleh Kepala BPPT, Direktur PT RSUP, Deputi Bidang TAB, Rektor UNISI, Setama BPPT, Direktur PTB dengan menarik tirai papan Pilot Project dan Logo BioPeat yang akan dipasang di lokasi uji aplikasi BioPeat pada skala  yang lebih luas.

Setelah itu, dilakukan pemberian BioPeat secara simbolis kepada perwakilan petani agar dapat digunakan untuk menanam tanpa membakar lahan.

Acara berlanjut dengan melakukan pemetikan buah naga hasil uji aplikasi BioPeat yang rasa nya sangat manis dan beda dari buah naga lainnya.

Setelah itu, dilakukan penandatangan nota kesepahaman antara BPPT, PemKab Indragiri Hilir, UNISI dan PT. RSUP mengenai Penerapan Teknologi BioPeat untuk Produksi Pertanian dan Perkebunan di Lahan Gambut.

Kemudian, dilakukan press conference yang diberikan oleh Kepala BPPT, Bupati Indragiri Hilir, Direktur PT. RSUP, Rektor UNISI, Setama BPPT, dan Deputi Bidang TAB di depan kantor PT. RSUP kepada wartawan yang hadir pada acara tersebut.

Acara peresmian unit produksi dan launching produk BioPeat diakhiri dengan penandatangan Deklarasi BioPeat yang menyatakan kesepakatan bersama untuk mendukung penerapan teknologi BioPeat untuk pemanfaatan lahan gambut tanpa bakar, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.