Perluas Jaringan Pengguna BioPeat, Pusat Teknologi Bioindustri Melakukan Sosialisasi dan Edukasi Teknologi BioPeat di Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan, Riau.


 

 

Pada hari Rabu, 9 Mei 2018, telah dilakukan sosialisasi dan edukasi teknologi BioPeat kepada penyuluh pertanian dan kelompok tani di Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan, Riau. Hal ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan dan memberikan wawasan mengenai pentingnya teknologi BioPeat untuk menghindari pertanian lahan gambut dengan membakar kepada penyuluh pertanian maupun petani di daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Para penyuluh pertanian tersebut diharapkan dapat menyampaikan maksud dan tujuan BPPT, dalam hal ini tim BioPeat dari Pusat Teknologi Bioindustri, kepada para petani di lapangan sehingga petani dapat menghasilkan hasil pertanian dengan optimal tanpa membakar dan merusak lingkungan.

 

 

 

Acara sosialisasi dan edukasi tersebut dihadiri oleh 80 orang peserta yang berprofesi sebagai penyuluh pertanian. Selain itu, dihadiri pula oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Indragiri Hilir, yakni Bapak Kuswari sebagai moderator acara sosialisasi dan edukasi teknologi BioPeat.; Senior Advisor PT. Riau Sakti United Plantation, yakni Ibu Henny Arinarti sebagai perwakilan dari PT. RSUP.; Direktur Pembenihan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, yakni Bapak Ibrahim Saragih sebagai pembicara / narasumber lainnya.

 

 

 

Adapun pemaparan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh tim BioPeat adalah merupakan orang yang ahli di bidang pembuatan BioPeat, yakni Bapak Ahmad Fauzi dan produksi BioPeat dalam skala besar, yakni Bapak Fajriyan. Acara sosialisasi dan edukasi Teknologi BioPeat berjalan dengan baik dan sangat intens di dalam diskusi mengenai penerapan Teknologi BioPeat. Banyak peserta yang ingin mencoba langsung produk BioPeat terhadap tanaman pangan yang sedang ditanam oleh para petani di Kabupaten Indragiri Hilir. Harapan para peserta adalah secepat mungkin produk BioPeat dapat mereka terima dan diaplikasikan pada lahan pertanian mereka. Tidak hanya itu, mereka juga sangat berantusias untuk mempelajari bagaimana cara membuat BioPeat agar tidak repot-repot menunggu BioPeat yang dihasilkan oleh PT. RSUP.